MEDIA PENGENALAN SANDI KOTAK DAN SANDI MORSE MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH UNTUK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA SISWA KELAS IV DAN V DI SD N CATURTUNGGAL 7

Nama: 
Abdullah rifai
Pembimbing: 
Prof. Dr. xxxxxxxx,
Gambar: 
Abstrak: 

       Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan menguji kelayakan Media Pengenalan sandi kotak dan sandi morse untuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Media ini berisi tentang materi sandi kotak dan sandi morse untuk kegaiatan pramuka kelas IV dan V di SD N Caturtunggal 7, yang diharapkan dapat membantu siswa dalam belajar mengenal Materi sandi kotak dan sandi morse.

      Media ini dikembangkan dengan menggunakan Macromedia Flash. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Lee dan Owen. Tahapan dalam penelitian ini meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan penilaian. Tahap analisis dibagi menjadi dua bagian yaitu needs assessment dan front-end analysis. Needs assessment untuk mengumpulkan data keseluruhan, front-end analysis untuk menganalisis semua data yang telah terkumpul. Analisisnya antara lain Peneliti menentukan sasaran pengguna, peneliti menganalisis kebutuhan hardware dan peneliti menganalisis kebutuhan software. Tahap desain terdiri dari pengumpulan bahan, pembuatan flowchart dan pembuatan storyboard. Tahap pengembangan terdiri dari pembuatan media, validasi ahli dan revisi. Sebelum melakukan validasi ahli, dilakukan pengujian awal menggunakan metode black box testing untuk mengetahui kesalahan yang terdapat pada media. Validasi ahli dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, pengujian ini disebut sebagai alpha testing. Tahap implementasi merupakan tahap pengujian terhadap pengguna (siswa) atau dikenal dengan istilah beta testing. Pengujian dilaksanakan di SD N Caturtunggal 7 dengan melibatkan 30 siswa yang mengikuti kegiatan pramuka. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan mengubah skor total penilaian ke dalam interval persentase kelayakan.

      Hasil analisis data menunjukkan tingkat kelayakan oleh ahli media sebesar 82,7% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil penilaian dari ahli materi seb